Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Ponorogo kembali menyelenggarakan sidang tesis mahasiswa Program Studi Magister Pedagogi pada Kamis, 16 Juli 2026. Sidang kali ini menghadirkan Wahyu Aji Pamungkas sebagai mahasiswa yang mempertahankan hasil penelitiannya berjudul "Pendekatan Neuroleadership Kepala Sekolah terhadap Kesejahteraan Psikologis Guru."
Penelitian tersebut mengangkat isu yang semakin relevan dalam dunia pendidikan, yakni bagaimana kepemimpinan kepala sekolah berbasis konsep neuroleadership dapat memberikan pengaruh terhadap kesejahteraan psikologis guru dalam menjalankan tugas profesionalnya.
Sidang Dihadiri Tim Penguji Pascasarjana
Sidang tesis berlangsung dengan melibatkan jajaran dosen Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Ponorogo sebagai tim penguji.
Bertindak sebagai Ketua Sidang adalah Dr. Arief Rahman Yusuf, M.Pd., sedangkan Dr. Wahyudi Setiawan, M.Pd.I. menjalankan tugas sebagai Sekretaris Sidang.
Adapun penguji terdiri atas Dr. Bambang Harmanto, M.Pd. sebagai Penguji I dan Dr. Ardhana Januar Mahardhani, M.KP. sebagai Penguji II.
Melalui proses sidang ini, mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian sekaligus memberikan argumentasi ilmiah atas temuan yang diperoleh selama proses penyusunan tesis.
Mengangkat Konsep Neuroleadership dalam Dunia Pendidikan
Neuroleadership merupakan pendekatan kepemimpinan yang memanfaatkan pemahaman mengenai cara kerja otak dalam proses berpikir, mengambil keputusan, membangun hubungan, serta mengelola perubahan.
Dalam konteks pendidikan, pendekatan ini dinilai memiliki potensi untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, meningkatkan komunikasi antara kepala sekolah dan guru, serta mendukung kesejahteraan psikologis tenaga pendidik.
Topik tersebut menjadi semakin penting mengingat guru menghadapi berbagai tantangan, mulai dari beban administrasi, tuntutan profesional, hingga perubahan kebijakan pendidikan yang berlangsung secara dinamis.
Kontribusi bagi Pengembangan Kepemimpinan Sekolah
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik maupun praktis bagi pengembangan kepemimpinan kepala sekolah di Indonesia.
Selain memperkaya kajian ilmiah pada bidang pedagogi, hasil penelitian juga berpotensi menjadi referensi bagi sekolah dalam membangun budaya organisasi yang mendukung kesehatan mental, motivasi kerja, dan kesejahteraan psikologis guru.
Dengan kepemimpinan yang mampu memahami aspek psikologis dan cara kerja otak manusia, sekolah diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia.
Kesimpulan
Sidang tesis Wahyu Aji Pamungkas menjadi salah satu kontribusi akademik dalam mengembangkan kajian kepemimpinan pendidikan berbasis neuroleadership. Melalui penelitian mengenai hubungan pendekatan kepala sekolah dengan kesejahteraan psikologis guru, diharapkan lahir rekomendasi yang dapat memperkuat praktik kepemimpinan di lingkungan sekolah. Tema ini sekaligus menunjukkan semakin berkembangnya perhatian dunia akademik terhadap pentingnya kesehatan psikologis guru sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.
FAQ
1. Siapa mahasiswa yang melaksanakan sidang tesis ini?
Mahasiswa yang melaksanakan sidang tesis adalah Wahyu Aji Pamungkas dari Program Studi Magister Pedagogi Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
2. Kapan sidang tesis dilaksanakan?
Sidang tesis dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026.
3. Apa judul tesis yang dipresentasikan?
Judul tesis adalah Pendekatan Neuroleadership Kepala Sekolah terhadap Kesejahteraan Psikologis Guru.
4. Siapa saja yang menjadi tim penguji?
Tim sidang terdiri atas Dr. Arief Rahman Yusuf, M.Pd. sebagai Ketua Sidang, Dr. Wahyudi Setiawan, M.Pd.I. sebagai Sekretaris Sidang, Dr. Bambang Harmanto, M.Pd. sebagai Penguji I, dan Dr. Ardhana Januar Mahardhani, M.KP. sebagai Penguji II.
5. Apa manfaat penelitian ini bagi dunia pendidikan?
Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam mengembangkan kepemimpinan kepala sekolah yang mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis guru dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat serta produktif.