PURWOKERTO, KampusTimes.com - Sebuah pemandangan eksentrik yang memicu kehebohan di jagat maya terjadi di ruang sidang Tugas Akhir (TA) Fakultas Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Telkom Purwokerto. Jika mayoritas mahasiswa tingkat akhir mengenakan kemeja putih rapi berbalut jas almamater standar, seorang mahasiswa bernama Ragatama Arrauf Rahmaputra justru memilih jalur non-konvensional. Pria yang akrab disapa Raga ini secara berani menghadapi dewan penguji dengan berdandan penuh (cosplay) layaknya musisi aliran musik ekstrem bawah tanah, black metal. Sontak, atmosfer ruang ujian yang biasanya tegang dan kaku seketika berubah layaknya area konser cadas.
Aksi nyentrik yang bertempat di ruang DSP 302 Kampus Telkom University Purwokerto pada Rabu, 8 Juli 2026 tersebut mendadak viral di media sosial setelah dokumentasinya tersebar luas, memancing jutaan pasang mata untuk melihat representasi totalitas akademik generasi Z di era modern.
Representasi Artefak Visual: Menjiwai Komik Dokumenter Band Santet
Keputusan Ragatama untuk mengaplikasikan riasan wajah corpse paint hitam-putih khas musik metal, kemeja, celana gelap, hingga jaket kulit berhiaskan ornamen paku-paku tajam tersebut bukan didasari atas motif mencari sensasi murahan. Langkah ini merupakan bentuk penjiwaan teoretis dan praktis yang mendalam terhadap subjek penelitian TA miliknya. Mahasiswa DKV tersebut diketahui menyusun karya ilmiah berbasis visual yang bertajuk "Perancangan Buku Komik Dokumenter Perjalanan Band Santet Sebagai Artefak Visual". Melalui proyek dokumenter ini, Raga dituntut tidak sekadar memahami metodologi riset di atas kertas, tetapi juga wajib melebur dan menguasai filosofi kebudayaan visual dari genre musik cadas bersangkutan.
Fenomena totalitas visual ini menjadi bukti nyata bagaimana seorang peneliti budaya pop mampu memposisikan dirinya di dalam objek yang sedang diteliti. Klaster perancangan komik dokumenter grup musik legendaris asal Purwokerto tersebut menunjukkan beberapa indikator penting:
Aktualisasi Subkultur Lokal: Mengangkat sejarah musisi lokal yang legendaris ke dalam format literasi visual komik modern agar tidak lekang oleh zaman.
Keberanian Ekspresi Ilmiah: Menghancurkan batas rigid formalitas pakaian demi membuktikan kedalaman pemahaman kultural langsung di hadapan dosen penguji.
Daya Tarik Lintas Generasi: Menunjukkan kepedulian generasi muda terhadap pergerakan musik senior di tengah dominasi arus utama musik modern seperti hip-hop dangdut.
Aksi progresif lewat gerakan Sidang Pakai Kostum Black Metal ini mendulang impresi masif di platform Threads setelah diunggah oleh akun @adit505, dengan catatan penayangan menembus angka lebih dari 6,8 juta kali serta memicu ribuan diskusi interaktif dari kalangan warganet.
Kesaksian Dosen Penguji dan Penilaian Profesional Koridor Akademik
Konfirmasi eksklusif dari pihak internal kampus memperkuat legitimasi jalannya persidangan unik ini. Aditya Tama Isdiarto (33 tahun), dosen penguji sekaligus pemilik akun Threads yang mengunggah momentum tersebut, membeberkan kronologi riil di balik layar. Adit, yang juga aktif dalam ekosistem musik lokal Purwokerto, mengaku telah mengenal sepak terjang band Santet sejak lama. Meski demikian, ia tetap terperangah ketika memasuki ruangan ujian dan mendapati anak didiknya datang dengan tampilan visual totalitas total. Atribut serba gelap dan rambut gondrong Raga sempat mengejutkan tim penguji, mengingat hal itu bermula dari sekadar celetukan obrolan singkat di aplikasi WhatsApp sebelum hari pelaksanaan sidang.
Pihak manajemen fakultas menegaskan bahwa kebebasan berekspresi ini tetap berada dalam koridor penilaian ilmiah yang ketat. Dewan penguji tidak mendasarkan nilai akhir pada aspek eksentrisitas pakaian, melainkan tetap fokus membedah kualitas garis desain, metodologi komik dokumenter, serta keabsahan data sejarah yang dihimpun Ragatama. Prosesi pertanggungjawaban argumentasi ilmiah tersebut berakhir dengan hasil positif bagi sang mahasiswa. Adit mengonfirmasi bahwa Ragatama Arrauf resmi dinyatakan lulus dari program studi DKV Universitas Telkom Purwokerto dengan catatan pemenuhan kewajiban revisi karya seperti mahasiswa tingkat akhir pada umumnya.
Kesimpulan
Fenomena viralnya Ragatama Arrauf Rahmaputra melalui skema Sidang Pakai Kostum Black Metal sukses mendefinisikan ulang arti dedikasi seni di lingkungan perguruan tinggi. Melalui integrasi antara komik dokumenter band Santet dan ekspresi visual yang berani, Universitas Telkom Purwokerto menunjukkan kelenturan institusional dalam mewadahi inovasi mahasiswa, melahirkan lulusan kreatif yang mampu mengawinkan kajian subkultur bawah tanah dengan standar akademik formal yang kredibel.
FAQ
Siapa nama mahasiswa Universitas Telkom Purwokerto yang viral karena sidang mengenakan kostum black metal?
Mahasiswa kreatif tersebut bernama Ragatama Arrauf Rahmaputra (Raga), seorang mahasiswa dari Fakultas Desain Komunikasi Visual (DKV).
Apa judul Tugas Akhir yang diangkat oleh Ragatama sehingga ia memilih menggunakan kostum tersebut?
Tugas Akhir yang dirancangnya berjudul "Perancangan Buku Komik Dokumenter Perjalanan Band Santet Sebagai Artefak Visual".
Kapan dan di mana tepatnya peristiwa sidang tugas akhir unik tersebut dilaksanakan?
Sidang tugas akhir tersebut berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026, bertempat di ruang DSP 302 Kampus Telkom University Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Bagaimana reaksi Aditya Tama Isdiarto selaku dosen penguji saat melihat penampilan Ragatama?
Aditya mengaku sempat terperangah dan terkejut karena celetukan ringan di ruang obrolan WhatsApp sebelum hari-H benar-benar diwujudkan oleh Raga dengan riasan corpse paint total.
Apakah Ragatama dinyatakan lulus setelah mempertahankan Tugas Akhir bertema black metal tersebut?
Ya, Ragatama dinyatakan lulus secara profesional oleh dewan penguji dengan kewajiban menyelesaikan beberapa catatan revisi karya seperti mahasiswa lainnya.
Sumber Asli Berita: Artikel ini dikembangkan dan ditulis ulang secara independen berdasarkan laporan pemberitaan nasional wolipop.detik.com dengan judul asli "Totalitas! Mahasiswa Purwokerto Viral Sidang TA Pakai Kostum Black Metal" yang dipublikasikan pada hari Jumat, 10 Juli 2026.