Event

AI Career Toolkit 2026: Kuasai AI untuk Belajar, Magang, hingga Dapat Kerja

8 Agustus 2026, 12:26 WIB / Tutut Septia Wati
AI Career Toolkit 2026: Kuasai AI untuk Belajar, Magang, hingga Dapat Kerja

AI Career Toolkit 2026: Kuasai AI untuk Belajar, Magang, hingga Dapat Kerja

Kampus Times - Perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin mengubah cara mahasiswa dan pencari kerja belajar, mempersiapkan karier, mencari magang, hingga menjalankan pekerjaan. AI bukan lagi sekadar teknologi yang digunakan oleh perusahaan teknologi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu keterampilan yang semakin relevan di dunia akademik dan profesional.

Bagi mahasiswa dan calon profesional, memahami AI secara tepat dapat menjadi bekal untuk menghadapi proses rekrutmen dan perubahan kebutuhan industri. Namun, pertanyaannya bukan hanya bagaimana menggunakan AI, melainkan bagaimana menjadikannya sebagai bagian dari strategi pengembangan karier.

Perspektif tersebut menjadi fokus dalam Future Leader Webinar yang diselenggarakan oleh Marvin Foundation dengan tema “AI Career Toolkit 2026: Kuasai AI untuk Belajar, Magang, dan Dapat Kerja.”

Future Leader Webinar Bahas AI dan Karier

Future Leader Webinar dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 10.00–12.00 WIB. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom, sehingga dapat diikuti peserta dari berbagai daerah.

Tema yang diangkat sangat dekat dengan kebutuhan mahasiswa dan pencari kerja saat ini. AI dapat membantu proses belajar, pencarian informasi, penyusunan dokumen karier, persiapan wawancara, hingga meningkatkan produktivitas ketika seseorang sudah memasuki dunia kerja.

Namun, pemanfaatan AI juga membutuhkan pemahaman mengenai batasan dan etika. Penggunaan teknologi secara strategis perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kreativitas, dan pemahaman terhadap kebutuhan industri.

AI Bukan Sekadar Alat, tetapi Skill Karier

Kemampuan menggunakan AI semakin berpotensi menjadi nilai tambah bagi calon tenaga kerja. Seseorang yang mampu memanfaatkan AI secara efektif dapat menggunakannya untuk mempercepat pekerjaan sekaligus meningkatkan kualitas proses pengambilan keputusan.

Meski demikian, memiliki kemampuan AI bukan berarti menyerahkan seluruh pekerjaan kepada teknologi. Justru, individu perlu memahami bagaimana memberikan instruksi yang tepat, mengevaluasi hasil, memverifikasi informasi, dan mengolah output AI menjadi pekerjaan yang memiliki nilai.

Bagi mahasiswa, keterampilan tersebut dapat mulai diterapkan sejak masa perkuliahan, termasuk untuk mendukung proses belajar dan mempersiapkan portofolio sebelum memasuki dunia kerja.

Hadirkan Praktisi HR dan HR Switch Career

Webinar menghadirkan Sayu Trisya Anggun Yunita sebagai narasumber. Ia tercantum sebagai profesional HR & GA dengan pengalaman tiga tahun di bidang HR serta pengalaman dalam HR Switch Career.

Pengalaman tersebut menjadi relevan karena pembahasan AI tidak hanya dilihat dari perspektif teknologi, tetapi juga dari kebutuhan dan dinamika dunia kerja.

Peserta dapat memperoleh wawasan mengenai bagaimana AI dapat dimanfaatkan dalam perjalanan karier, mulai dari tahap belajar, mempersiapkan diri untuk magang, hingga meningkatkan kesiapan menghadapi proses mendapatkan pekerjaan.

Strategi Mempersiapkan Diri Menghadapi Dunia Kerja

Bagi mahasiswa yang sedang mencari magang, AI dapat menjadi salah satu perangkat pendukung untuk melakukan riset perusahaan, memahami posisi yang dituju, mempersiapkan CV, hingga berlatih menghadapi wawancara.

Namun, penggunaan AI sebaiknya tidak membuat seluruh proses menjadi generik. CV, portofolio, maupun jawaban wawancara tetap perlu mencerminkan pengalaman, kompetensi, dan karakter kandidat secara autentik.

Hal yang sama berlaku bagi pencari kerja. AI dapat membantu mempercepat proses persiapan, tetapi kemampuan manusia tetap menjadi faktor penting dalam menunjukkan potensi kepada perusahaan.

Benefit Peserta Webinar

Benefit Peserta Webinar

KONSULTASI GRATIS SEKARANG

Future Leader Webinar menawarkan sejumlah benefit bagi peserta. Berdasarkan informasi pada poster, peserta berkesempatan memperoleh e-sertifikat, recording, materi PDF, serta sesi konsultasi dengan narasumber.

Beberapa benefit tersebut memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, peserta disarankan memperhatikan informasi pendaftaran dan ketentuan yang diberikan oleh penyelenggara.

Kesempatan memperoleh sesi konsultasi juga dapat menjadi nilai tambah bagi peserta yang ingin mendapatkan perspektif lebih spesifik mengenai pengembangan karier dan pemanfaatan AI.

Cara Daftar AI Career Toolkit 2026

Pendaftaran webinar dapat dilakukan secara daring melalui tautan yang tercantum pada poster:

Pendaftaran: tinyurl.com/pendaftaranaicareer

Informasi webinar juga mencantumkan tautan bit.ly/snkwwebinar-marvinfoundation untuk kebutuhan informasi atau pendaftaran sesuai ketentuan penyelenggara.

Kegiatan akan berlangsung pada:

  • Hari/Tanggal: Minggu, 16 Agustus 2026
  • Waktu: 10.00–12.00 WIB
  • Platform: Zoom
  • Narasumber: Sayu Trisya Anggun Yunita
  • Tema: AI Career Toolkit 2026: Kuasai AI untuk Belajar, Magang, dan Dapat Kerja

Mengapa Mahasiswa Perlu Mulai Belajar AI?

Perubahan kebutuhan industri membuat mahasiswa perlu mempersiapkan lebih dari sekadar nilai akademik. Kemampuan menggunakan teknologi secara produktif dapat menjadi salah satu bagian dari kompetensi tambahan yang mendukung kesiapan memasuki dunia kerja.

AI juga membuka peluang untuk belajar lebih cepat dan mengeksplorasi berbagai bidang. Namun, keterampilan tersebut akan semakin bernilai ketika dikombinasikan dengan kemampuan komunikasi, pemecahan masalah, kolaborasi, kreativitas, serta pemahaman terhadap bidang yang ditekuni.

Karena itu, belajar AI sebaiknya tidak berhenti pada mengetahui berbagai tools. Mahasiswa perlu memahami kapan AI digunakan, untuk tujuan apa, bagaimana memeriksa hasilnya, dan bagaimana mengintegrasikannya dengan kemampuan pribadi.

Kesimpulan

AI Career Toolkit 2026 menawarkan pembahasan yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan pencari kerja di tengah perubahan dunia profesional. AI dapat menjadi alat pendukung untuk belajar, mencari pengalaman magang, mempersiapkan proses rekrutmen, hingga meningkatkan produktivitas dalam pekerjaan.

Namun, daya saing di era AI tidak cukup dibangun hanya dengan menguasai teknologi. Kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kreativitas, adaptasi, dan karakter profesional tetap menjadi fondasi utama.

Melalui Future Leader Webinar pada 16 Agustus 2026, peserta dapat memperluas wawasan mengenai pemanfaatan AI untuk perjalanan karier sekaligus mulai membangun strategi yang lebih siap menghadapi dunia kerja.

Topik Terkait

Trending Hari Ini