Yogyakarta, Kampus Times - Perkembangan teknologi digital membawa tantangan baru dalam pengelolaan data dan keamanan informasi. Di tengah meningkatnya pemanfaatan kecerdasan buatan, otomatisasi, cloud computing, dan berbagai teknologi digital, kebutuhan terhadap sistem keamanan siber yang semakin cerdas juga terus berkembang.
Persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam The 11th International Conference on Information Technology and Digital Applications (ICTOP 2026). Konferensi internasional ini mengangkat tema “From Data to Defense: Advancing Cybersecurity Through Intelligence and Automation”, yang menyoroti pemanfaatan kecerdasan dan otomatisasi untuk memperkuat keamanan berbasis data.
Kegiatan ini sekaligus membuka kesempatan bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, maupun praktisi untuk berkontribusi melalui Call for Papers.
ICTOP 2026 Bahas Masa Depan Teknologi Digital
ICTOP 2026 merupakan konferensi internasional ke-11 yang berfokus pada perkembangan teknologi informasi dan aplikasi digital. Forum ini menjadi ruang akademik untuk mempertemukan gagasan, hasil penelitian, dan perkembangan teknologi dari berbagai bidang.
Tema yang diangkat memiliki relevansi kuat dengan kondisi teknologi saat ini. Data dalam jumlah besar membutuhkan sistem pengelolaan yang tidak hanya cepat, tetapi juga aman, sementara perkembangan AI dan otomatisasi menghadirkan peluang baru untuk mendeteksi serta merespons berbagai ancaman digital.
Melalui konferensi ini, isu keamanan siber dibahas dalam konteks yang lebih luas, yakni bagaimana teknologi seperti artificial intelligence, machine learning, data science, dan sistem cerdas dapat dimanfaatkan untuk membangun pertahanan digital yang lebih adaptif.
Tema Utama: Dari Data Menuju Pertahanan Digital
Tema “From Data to Defense” menunjukkan pentingnya mengubah data menjadi informasi yang dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan dan keamanan.
Dalam konteks cybersecurity, data dapat menjadi sumber penting untuk mengidentifikasi pola ancaman, mendeteksi aktivitas mencurigakan, dan membantu sistem merespons serangan secara lebih cepat.
Pemanfaatan intelligence dan automation juga membuka peluang bagi pengembangan sistem keamanan yang mampu bekerja secara lebih efisien. Namun, perkembangan tersebut tetap membutuhkan penelitian dan inovasi agar penerapannya dapat dilakukan secara aman, akurat, dan bertanggung jawab.
Hadirkan Keynote Speaker dari Tiga Negara
ICTOP 2026 menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai institusi dan negara.
Sebagai Keynote Speakers, konferensi menghadirkan Prof. Ren-Hung Hwang dari National Yang Ming Chiao Tung University, Taiwan, serta Prof. Ts. Dr. Siti Sarah Mardin dari International University of Malaysia (INTI), Malaysia.
Sementara itu, Dr. Charles Lim dari Swiss German University, Indonesia, hadir sebagai Workshop Speaker. Kehadiran pembicara dari berbagai latar belakang akademik dan negara memberikan perspektif internasional terhadap perkembangan teknologi informasi dan aplikasi digital.
Call for Papers ICTOP 2026
ICTOP 2026 membuka Call for Papers bagi peneliti dan akademisi yang memiliki karya ilmiah sesuai dengan bidang yang ditawarkan.
Topik penelitian yang dapat diajukan cukup luas. Beberapa di antaranya meliputi Artificial Intelligence, Big Data, Causal Modeling, Cloud Computing, Computer Graphics and Multimedia, Computer Networks, Computer Vision, Databases, Data Science, Deep Learning, Digital Forensics and Security, serta bidang teknologi lainnya.
Selain itu, konferensi juga membuka topik Educational Technology, Human-Computer Interaction, Information Systems, Information Theory, Intelligent System, Internet of Things (IoT), Machine Learning, Medical Informatics, Pattern Recognition, Soft Computing, Text Analytics, hingga Wireless Communication.
Peluang bagi Peneliti dan Mahasiswa
Ragam topik tersebut memberikan ruang bagi penelitian lintas disiplin. Peneliti yang mengembangkan teknologi AI, sistem informasi, analisis data, keamanan digital, hingga teknologi pendidikan dapat mempertimbangkan ICTOP 2026 sebagai salah satu forum untuk mempresentasikan hasil penelitian.
Bagi mahasiswa, konferensi internasional juga dapat menjadi pengalaman akademik yang penting. Selain melatih kemampuan menyusun dan mempresentasikan karya ilmiah, forum seperti ini membuka peluang untuk bertemu peneliti dan akademisi dari berbagai institusi.
Jadwal Penting ICTOP 2026
Berdasarkan informasi pada poster, terdapat sejumlah tenggat yang perlu diperhatikan calon peserta dan penulis.
Submission deadline ditetapkan pada 15 Agustus 2026, sedangkan pemberitahuan penerimaan atau acceptance notification dijadwalkan pada 15 September 2026.
Tahap berikutnya adalah revision dengan batas waktu 30 September 2026. Sementara itu, pengumpulan versi final atau camera ready dijadwalkan paling lambat 9 Oktober 2026.
Adapun pelaksanaan konferensi dijadwalkan pada 9–10 November 2026.
Jadwal Registrasi

Untuk registrasi, poster mencantumkan Early Bird Registration Deadline pada 25 Agustus 2026. Sementara itu, batas registrasi reguler tercantum pada 10 Oktober 2026.
Peserta sebaiknya memperhatikan jadwal dan ketentuan resmi penyelenggara karena tenggat setiap tahapan memiliki fungsi berbeda, mulai dari pengajuan artikel hingga keikutsertaan dalam konferensi.
Digelar Offline dan Online
ICTOP 2026 menawarkan format pelaksanaan yang memungkinkan peserta mengikuti konferensi secara langsung maupun daring.
Untuk peserta yang hadir secara langsung, konferensi diselenggarakan di Bumigora University, Mataram City, Indonesia. Sementara peserta dari lokasi lain dapat mengikuti kegiatan secara online melalui Zoom Video Conferencing.
Format hybrid tersebut memperluas akses terhadap konferensi sehingga peserta dari berbagai daerah maupun negara tetap memiliki kesempatan untuk mengikuti forum ilmiah internasional.
Cara Mengakses Informasi dan Submission
Informasi pada poster mencantumkan tautan pengajuan paper melalui platform EDAS: https://edas.info/N35113
Calon penulis dapat menggunakan tautan tersebut untuk memperoleh informasi terkait submission dan proses pengajuan paper. Sebelum mengirimkan naskah, penulis disarankan membaca ketentuan konferensi, format paper, topik yang diterima, serta persyaratan lainnya.
Informasi penyelenggara pada poster mencantumkan Jurusan Informatika, Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai pihak yang mengorganisasi kegiatan.
Mengapa ICTOP 2026 Relevan untuk Diikuti?
ICTOP 2026 hadir pada momentum ketika perkembangan teknologi digital semakin erat dengan kebutuhan keamanan informasi. Integrasi AI, machine learning, big data, dan otomatisasi membuat penelitian di bidang teknologi tidak hanya berorientasi pada inovasi, tetapi juga pada aspek keamanan dan keberlanjutan penerapannya.
Bagi akademisi dan peneliti, konferensi ini dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil riset sekaligus mendapatkan perspektif dari komunitas akademik internasional.
Sementara bagi mahasiswa dan praktisi teknologi, berbagai topik yang ditawarkan dapat menjadi sumber wawasan untuk memahami arah perkembangan teknologi informasi dan aplikasi digital.
Kesimpulan
ICTOP 2026 menjadi salah satu forum akademik internasional yang menawarkan ruang bagi penelitian dan diskusi mengenai perkembangan teknologi informasi serta aplikasi digital. Dengan tema “From Data to Defense: Advancing Cybersecurity Through Intelligence and Automation,” konferensi ini menempatkan keamanan siber, kecerdasan, dan otomatisasi sebagai bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi.
Melalui Call for Papers yang mencakup AI, big data, machine learning, data science, cybersecurity, IoT, hingga human-computer interaction, ICTOP 2026 membuka peluang bagi akademisi, peneliti, dan mahasiswa untuk memperluas kontribusi ilmiahnya.
Bagi calon peserta yang memiliki penelitian sesuai dengan bidang tersebut, 15 Agustus 2026 menjadi salah satu tanggal penting karena merupakan batas pengumpulan paper berdasarkan informasi pada poster.