Akademik & Riset

PEKERTI dan AA untuk Serdos: Masih Wajib atau Sudah Berubah? Ini Ketentuan Terbarunya

3 Agustus 2026, 08:05 WIB / Alifa Putri Chaerani
Sumber gambar hasil AI

Sumber gambar hasil AI

Kampus Times - Bagi dosen yang tengah mempersiapkan diri mengikuti Sertifikasi Dosen (Serdos), istilah PEKERTI dan AA tentu sudah tidak asing lagi. Namun, masih banyak yang bertanya apakah kedua pelatihan tersebut masih menjadi syarat wajib untuk mengikuti Serdos atau justru sudah mengalami perubahan kebijakan.

Kebingungan ini muncul karena regulasi pendidikan tinggi terus mengalami penyempurnaan mengikuti perkembangan sistem pembelajaran, kebijakan kementerian, hingga kebutuhan peningkatan kompetensi dosen. Oleh karena itu, memahami posisi PEKERTI dan AA dalam proses Serdos menjadi hal yang penting agar dosen dapat mempersiapkan diri dengan tepat.

Apa Itu PEKERTI dan AA?

PEKERTI merupakan singkatan dari Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional. Program ini dirancang untuk membekali dosen dengan kemampuan dasar dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran di perguruan tinggi.

Sementara itu, AA atau Applied Approach adalah program pelatihan lanjutan yang berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif. Materi yang diberikan umumnya meliputi pengembangan metode pembelajaran, penyusunan perangkat ajar, penilaian hasil belajar, hingga inovasi pembelajaran berbasis mahasiswa. Kedua program tersebut telah lama menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi pedagogik dosen di Indonesia.

Mengapa PEKERTI dan AA Penting bagi Dosen?

Kompetensi seorang dosen tidak hanya diukur dari kemampuan akademik dan penelitian, tetapi juga dari kualitas pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa. Melalui PEKERTI, dosen memperoleh pemahaman mengenai prinsip-prinsip dasar pembelajaran di perguruan tinggi. Sementara AA membantu dosen mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran. Kemampuan tersebut sangat mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengajaran.

Apakah PEKERTI dan AA Wajib untuk Serdos?

Pertanyaan inilah yang paling sering muncul di kalangan dosen. Pada praktiknya, ketentuan mengenai PEKERTI dan AA mengikuti kebijakan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi beserta petunjuk teknis pelaksanaan Sertifikasi Dosen yang berlaku pada setiap periode.

Dalam beberapa tahun terakhir, persyaratan Serdos mengalami sejumlah penyesuaian. Fokus penilaian tidak hanya melihat kepemilikan sertifikat pelatihan tertentu, tetapi juga mempertimbangkan kompetensi dosen secara menyeluruh melalui portofolio, rekam jejak pelaksanaan Tri Dharma, kinerja akademik, serta berbagai dokumen pendukung lainnya.

Artinya, status wajib atau tidaknya PEKERTI dan AA dapat bergantung pada regulasi yang berlaku pada periode pelaksanaan Serdos serta kebijakan masing-masing perguruan tinggi. Karena itu, dosen sangat disarankan untuk selalu mengacu pada pedoman resmi Serdos terbaru dan mengikuti informasi yang disampaikan oleh perguruan tinggi maupun unit sumber daya manusia.

Peran PEKERTI dan AA dalam Pengembangan Kompetensi

Peran PEKERTI dan AA dalam Pengembangan Kompetensi

KONSULTASI GRATIS SEKARANG

Meningkatkan Kemampuan Mengajar

Pelatihan membantu dosen memahami cara menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS), memilih metode pembelajaran yang sesuai, hingga melakukan evaluasi pembelajaran secara objektif.

Mendukung Pembelajaran Berpusat pada Mahasiswa

Pendekatan pembelajaran modern menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses belajar. Materi PEKERTI dan AA banyak membahas strategi pembelajaran aktif, kolaboratif, maupun berbasis proyek.

Menjadi Nilai Tambah Profesional

Meskipun pada kondisi tertentu tidak selalu menjadi persyaratan administratif utama, sertifikat PEKERTI maupun AA tetap menunjukkan komitmen dosen dalam meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogiknya.

Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Mengikuti Serdos Dan Tips Agar Tidak Salah Memahami Ketentuan Serdos

Selain memahami ketentuan mengenai PEKERTI dan AA, dosen juga perlu memastikan seluruh persyaratan administratif dan akademik telah dipenuhi. Beberapa hal yang biasanya perlu dipersiapkan meliputi kelengkapan data pada sistem yang digunakan kementerian, rekam jejak pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, jabatan akademik, hingga berbagai dokumen pendukung lainnya.

Persiapan sejak dini akan membantu proses pengusulan Serdos berjalan lebih lancar sekaligus meminimalkan kendala administrasi.

Perubahan regulasi sering kali menimbulkan informasi yang simpang siur di berbagai media maupun forum diskusi. Oleh sebab itu, dosen sebaiknya tidak hanya mengandalkan informasi dari media sosial atau pengalaman peserta pada periode sebelumnya.

Langkah terbaik adalah selalu membaca pedoman resmi Serdos terbaru, mengikuti sosialisasi yang diselenggarakan perguruan tinggi, serta berkonsultasi dengan unit yang menangani pengembangan sumber daya manusia di kampus. Dengan demikian, setiap dosen dapat memastikan bahwa seluruh persyaratan yang dipenuhi benar-benar sesuai dengan ketentuan yang sedang berlaku.

Kesimpulan

PEKERTI dan AA merupakan dua program pelatihan yang berperan penting dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dosen. Keduanya membantu dosen mengembangkan kemampuan merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran secara lebih efektif.

Namun, terkait status wajib atau tidaknya PEKERTI dan AA untuk mengikuti Sertifikasi Dosen, ketentuannya mengikuti regulasi Serdos yang berlaku pada setiap periode serta kebijakan perguruan tinggi masing-masing. Oleh karena itu, dosen perlu selalu memperbarui informasi melalui pedoman resmi agar tidak keliru dalam mempersiapkan proses sertifikasi. Terlepas dari persyaratan administratif, mengikuti PEKERTI dan AA tetap menjadi investasi berharga untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme dosen.

FAQ

  1. Apakah PEKERTI wajib untuk mengikuti Serdos? Ketentuannya mengikuti pedoman Serdos yang berlaku pada periode pelaksanaan serta kebijakan perguruan tinggi.

  2. Apa perbedaan PEKERTI dan AA? PEKERTI berfokus pada keterampilan dasar pembelajaran, sedangkan AA merupakan pelatihan lanjutan untuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih mendalam.

  3. Apakah sertifikat AA masih bermanfaat bagi dosen? Ya. Sertifikat AA menunjukkan komitmen dosen dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional.

  4. Bagaimana cara mengetahui syarat Serdos terbaru? Dosen sebaiknya mengacu pada pedoman resmi Serdos terbaru dan informasi dari perguruan tinggi masing-masing.

  5. Mengapa dosen tetap dianjurkan mengikuti PEKERTI dan AA? Karena kedua pelatihan membantu meningkatkan kualitas pembelajaran, kompetensi mengajar, serta kesiapan menghadapi berbagai tuntutan profesi dosen.

Topik Terkait

Trending Hari Ini