Akademik & Riset

Stentrode dan Synchron Switch: BCI yang Mengubah Pikiran Menjadi Kendali Digital

10 Agustus 2026, 09:55 WIB / Aji Krisna Bayu
Sumber gambar hasil AI

Sumber gambar hasil AI

Kampus Times- Bayangkan seseorang yang kehilangan kemampuan menggerakkan tangan tetap dapat mengoperasikan ponsel hanya dengan membayangkan gerakan. Konsep tersebut bukan lagi sekadar gagasan futuristis. Synchron sedang mengembangkan teknologi brain-computer interface (BCI) yang dirancang membaca sinyal motorik dari otak dan menerjemahkannya menjadi perintah digital.

Teknologi tersebut dikenal melalui Stentrode, sebuah susunan elektroda berbentuk seperti stent yang ditempatkan di pembuluh darah dekat korteks sensorimotor. Sistem BCI Synchron kemudian menerjemahkan sinyal tersebut menjadi kendali terhadap perangkat digital, termasuk ponsel, tablet, dan komputer.

Apa Itu Stentrode?

Apa Itu Stentrode?

Stentrode merupakan komponen implan utama dalam sistem BCI Synchron. Berbeda dari sejumlah implan otak yang membutuhkan pembukaan tengkorak, Stentrode dirancang menggunakan pendekatan endovaskular, yaitu masuk melalui sistem pembuluh darah.

Dokter memasukkan perangkat menggunakan kateter melalui vena jugularis di leher. Perangkat kemudian diarahkan menuju pembuluh darah yang berada di dekat area otak yang berkaitan dengan perencanaan dan pengendalian gerakan.

Menurut Synchron, prosedur klinis Stentrode dilakukan tanpa operasi otak terbuka dan dalam uji klinis dapat berlangsung sekitar dua jam. Pendekatan tersebut menjadi salah satu karakteristik utama teknologi Synchron karena berupaya mengurangi kebutuhan terhadap pembedahan langsung pada jaringan otak.

Bagaimana Stentrode Membaca Sinyal Otak?

Ketika seseorang berniat melakukan gerakan, otak menghasilkan aktivitas listrik tertentu. Pada pengguna dengan kelumpuhan, jalur komunikasi dari otak menuju otot dapat terganggu, meskipun sebagian sinyal yang berkaitan dengan niat bergerak masih dapat dihasilkan.

Elektroda pada Stentrode menangkap aktivitas tersebut dari pembuluh darah di dekat korteks sensorimotor. Sistem komputasi selanjutnya memproses pola sinyal untuk menghasilkan perintah digital, misalnya memilih, menggerakkan kursor, atau berinteraksi dengan antarmuka perangkat.

Lalu, Apa Itu Synchron Switch?

Istilah Synchron Switch memiliki sejarah tersendiri. Salah satu uji klinis awal Synchron bernama SWITCH, singkatan dari Stentrode With Thought-Controlled Digital Switch. Studi tersebut mengevaluasi keamanan dan kelayakan Stentrode sebagai BCI bagi orang dengan kehilangan fungsi motorik.

Dalam perkembangan berikutnya, Synchron menggunakan istilah Synchron BCI untuk sistem yang menghubungkan komponen implan dan teknologi eksternal. Jadi, Stentrode dapat dipahami sebagai perangkat elektroda yang ditanamkan, sedangkan sistem BCI merupakan rangkaian teknologi yang mengubah sinyal saraf menjadi kendali digital.

Perbedaan istilah ini penting agar masyarakat tidak menganggap Stentrode dan Synchron Switch sebagai dua teknologi yang sepenuhnya terpisah.

Mengapa Teknologi Ini Berbeda?

Keunggulan utama pendekatan Synchron terletak pada cara implan mencapai area otak. Teknologi tersebut tidak membutuhkan pembukaan tengkorak untuk menempatkan elektroda di permukaan atau jaringan otak.

Pendekatan endovaskular berpotensi membuat teknologi BCI lebih mudah diintegrasikan dengan prosedur medis yang telah dikenal dalam intervensi pembuluh darah. Namun, pendekatan tersebut bukan berarti bebas risiko.

Studi klinis secara khusus memantau keamanan perangkat, kondisi pembuluh darah, kemungkinan migrasi perangkat, serta kestabilan sinyal setelah implantasi.

Tantangan Sinyal dan Keamanan

Karena elektroda berada di dalam pembuluh darah dan tidak ditempatkan langsung pada jaringan otak, kualitas sinyal menjadi salah satu tantangan teknologi ini. Sistem harus mampu memperoleh informasi yang cukup jelas untuk membedakan pola aktivitas motorik dan mengubahnya menjadi perintah yang dapat digunakan.

Aspek biologis juga menjadi perhatian penting. Perangkat yang berada dalam pembuluh darah harus tetap aman dalam jangka panjang, sehingga penelitian Synchron mengevaluasi patensi pembuluh darah, stabilitas implan, serta kejadian medis serius setelah pemasangan.

Bagaimana Status Synchron pada 2026?

Perkembangan Synchron kini memasuki tahap klinis yang lebih luas. ClinicalTrials.gov mencatat studi FOCUS-AUS di Australia yang mulai berjalan pada 2026 dengan target 10 peserta dan perangkat Stentrode. Studi tersebut menilai keamanan sekaligus kemampuan sistem dalam mengendalikan perangkat digital.

Synchron juga memiliki studi klinis di Kanada serta studi INTENT di Amerika Serikat. Studi INTENT dirancang sebagai studi early feasibility dengan target 10 peserta dan mengevaluasi keamanan, kestabilan perangkat, transmisi sinyal motorik, serta penggunaan BCI dalam periode tindak lanjut tertentu.

Karena itu, penting untuk menempatkan teknologi ini secara proporsional. Synchron BCI masih merupakan perangkat investigasional dan belum memperoleh persetujuan untuk penggunaan komersial secara umum. Synchron sendiri menyatakan manfaat klinisnya masih dalam proses validasi melalui penelitian.

Mengapa Indonesia Membutuhkan Lebih Banyak Wirausahawan?

Mengapa Indonesia Membutuhkan Lebih Banyak Wirausahawan?

KONSULTASI GRATIS SEKARANG

Dampak paling nyata teknologi seperti Stentrode berada pada pemulihan kemandirian digital. Bagi seseorang yang mengalami kelumpuhan berat, kemampuan mengirim pesan, menggunakan aplikasi, atau mengendalikan komputer dapat memberikan perubahan besar terhadap komunikasi dan aktivitas sehari-hari.

Dalam jangka panjang, prinsip BCI endovaskular juga berpotensi dikembangkan untuk berbagai aplikasi neuroteknologi. Namun, penggunaan untuk pemantauan aktivitas otak, stimulasi otak, maupun aplikasi medis lain masih membutuhkan penelitian tersendiri dan tidak dapat dianggap sebagai kemampuan yang sudah tersedia pada Stentrode saat ini.

Integrasi dengan perangkat lunak kecerdasan buatan juga menjadi area perkembangan penting. AI dapat membantu menerjemahkan pola sinyal saraf menjadi interaksi digital yang lebih efektif, tetapi kemampuan tersebut tetap bergantung pada kualitas sinyal, algoritma, keamanan data, serta validasi klinis.

Privasi Menjadi Tantangan Baru

Ketika teknologi mampu membaca pola aktivitas otak untuk menghasilkan perintah digital, pertanyaan mengenai privasi menjadi semakin penting. Data neural memiliki karakter yang berbeda dari data biasa karena dapat berkaitan dengan aktivitas biologis dan perilaku seseorang.

Karena itu, pengembangan BCI tidak hanya membutuhkan kemajuan perangkat keras dan perangkat lunak. Regulasi, keamanan siber, persetujuan pasien, pengelolaan data neural, serta batas penggunaan informasi otak harus menjadi bagian dari pembahasan sejak tahap penelitian.

Kesimpulan

Stentrode menunjukkan arah baru dalam pengembangan brain-computer interface dengan menempatkan elektroda melalui pembuluh darah tanpa operasi otak terbuka. Teknologi ini dirancang menangkap sinyal motorik dan menerjemahkannya menjadi kendali terhadap perangkat digital, terutama bagi orang dengan gangguan fungsi motorik berat.

Synchron Switch merupakan bagian dari perjalanan awal pengembangan teknologi tersebut, sementara Synchron BCI kini menjadi istilah yang lebih luas untuk sistem yang dikembangkan perusahaan. Per 2026, teknologinya masih berada dalam tahap investigasional dan terus diuji melalui sejumlah studi klinis.

Nilai terbesar Stentrode bukan sekadar kemampuan mengendalikan komputer dengan pikiran. Teknologi ini menunjukkan bagaimana neuroteknologi dapat berupaya mengembalikan akses manusia terhadap komunikasi dan perangkat digital ketika jalur motorik tubuh mengalami gangguan. Tantangan berikutnya adalah membuktikan keamanan, manfaat klinis, ketahanan perangkat, privasi, dan kelayakan penggunaannya dalam skala lebih luas.

FAQ

  1. Apa itu Stentrode? Stentrode adalah implan BCI berbentuk seperti stent dengan elektroda yang ditempatkan di pembuluh darah dekat area sensorimotor otak.
  2. Apakah Stentrode membutuhkan operasi otak terbuka? Tidak. Stentrode dirancang dimasukkan melalui pembuluh darah menggunakan kateter melalui vena jugularis.
  3. Apa fungsi Synchron Switch? Synchron Switch merujuk pada teknologi dan studi awal yang mengembangkan kendali perangkat digital menggunakan sinyal otak melalui Stentrode.
  4. Apakah Synchron BCI sudah tersedia secara komersial? Belum. Synchron menyatakan sistemnya masih merupakan perangkat investigasional dan belum disetujui untuk penggunaan komersial secara umum.
  5. Siapa yang berpotensi menggunakan teknologi ini? Penelitian Synchron terutama berfokus pada orang dengan gangguan motorik berat, termasuk kondisi seperti ALS atau penyakit neuron motorik, sesuai kriteria masing-masing uji klinis.

Sumber : https://youtu.be/3GCS9JqNJB0?si=oLYP61jc7zDnKGD9

Topik Terkait

Trending Hari Ini