Kampus Times - GlobalMU kembali menghadirkan forum diskusi akademik bertaraf internasional dengan mengangkat tema "Bina Damai Illiberal dalam Konflik Sunni-Syiah di Jawa Timur: Catatan atas Demokrasi Pasca-Otoriter di Indonesia." Kegiatan ini menjadi ruang ilmiah untuk membahas dinamika konflik sosial-keagamaan sekaligus perkembangan demokrasi di Indonesia dari perspektif akademik.
Forum tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Amerika Serikat melalui platform Zoom dan terbuka bagi peserta dari berbagai negara. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam membangun dialog intelektual lintas negara mengenai isu-isu strategis yang berkembang di Indonesia maupun dunia.
Pembicara utama dalam kegiatan ini adalah Adhi Cahya Fahadayna, S.Hub.Int., M.S., dosen pada Departemen Politik, Pemerintahan, dan Hubungan Internasional Universitas Brawijaya. Saat ini ia juga menempuh studi doktoral pada Department of Conflict Resolution, Human Security, and Global Governance, University of Massachusetts, Boston, Amerika Serikat.
Mengulas Konflik Sunni-Syiah dari Perspektif Akademik
Tema yang diangkat dalam GlobalMU menyoroti bagaimana praktik pembangunan perdamaian berlangsung dalam konflik Sunni-Syiah di Jawa Timur. Isu tersebut tidak hanya dipandang sebagai persoalan hubungan antarumat beragama, tetapi juga dikaji melalui pendekatan ilmu politik, demokrasi, resolusi konflik, serta tata kelola pemerintahan.
Melalui pendekatan akademik, peserta diajak memahami bahwa konflik sosial memiliki akar penyebab yang kompleks. Faktor sejarah, identitas, kebijakan publik, hingga dinamika politik lokal menjadi bagian penting dalam menjelaskan mengapa konflik dapat muncul dan bagaimana upaya penyelesaiannya dilakukan.
Kajian seperti ini penting karena Indonesia sebagai negara demokrasi yang majemuk terus menghadapi tantangan dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman agama, budaya, dan pandangan politik.
Mendorong Dialog Berbasis Riset
Forum akademik internasional seperti GlobalMU menjadi wadah bagi dosen, mahasiswa, peneliti, maupun masyarakat umum untuk memperoleh perspektif ilmiah mengenai isu-isu kontemporer.
Alih-alih melihat konflik hanya dari pemberitaan media, peserta diajak memahami hasil penelitian, analisis kebijakan, serta pengalaman lapangan yang dapat memperkaya cara pandang terhadap penyelesaian konflik secara damai.
Pendekatan berbasis riset juga membantu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih objektif dan berorientasi pada pembangunan perdamaian jangka panjang.
Peran Akademisi Indonesia di Forum Internasional
Kehadiran Adhi Cahya Fahadayna sebagai pembicara menunjukkan semakin besarnya kontribusi akademisi Indonesia dalam percakapan ilmiah global.
Sebagai dosen Universitas Brawijaya sekaligus mahasiswa doktoral di Amerika Serikat, ia memiliki pengalaman akademik yang menghubungkan perspektif lokal Indonesia dengan kajian internasional mengenai resolusi konflik, keamanan manusia, dan tata kelola global.
Forum seperti GlobalMU membuka peluang kolaborasi lintas negara sekaligus memperkenalkan hasil kajian akademisi Indonesia kepada komunitas ilmiah internasional.
Pentingnya Kajian Demokrasi Pasca-Otoriter
Indonesia telah menjalani era reformasi selama lebih dari dua dekade. Meskipun sistem demokrasi berkembang pesat, berbagai tantangan masih muncul, termasuk pengelolaan konflik sosial dan hubungan antarwarga dalam masyarakat yang beragam.
Melalui tema demokrasi pasca-otoriter, peserta diharapkan dapat memahami bagaimana proses demokratisasi berpengaruh terhadap dinamika sosial, kebebasan beragama, serta mekanisme penyelesaian konflik yang lebih inklusif.
Kajian tersebut menjadi penting karena demokrasi tidak hanya berbicara mengenai pemilu atau pergantian pemerintahan, tetapi juga mengenai kemampuan negara dan masyarakat menjaga keadilan, toleransi, serta perdamaian.
Jadwal Pelaksanaan GlobalMU

Berdasarkan informasi penyelenggara, kegiatan akan dilaksanakan pada:
- Waktu Amerika Serikat: 5 Agustus 2026 pukul 09.00 PM ET / 06.00 PM PT.
- Waktu Indonesia: 6 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB.
- Media: Zoom Meeting.
- Tautan Zoom: zoom.muhammadiyah.us
Peserta dapat mengikuti kegiatan secara daring dari berbagai wilayah sehingga forum ini memberikan akses yang lebih luas bagi akademisi, mahasiswa, maupun masyarakat yang tertarik pada isu demokrasi, hubungan internasional, studi konflik, dan perdamaian.
Mengapa Forum Akademik Internasional Penting?
Perkembangan ilmu pengetahuan membutuhkan ruang diskusi yang terbuka dan berbasis argumentasi ilmiah. Webinar internasional seperti GlobalMU memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdialog langsung dengan para peneliti yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Selain memperluas wawasan akademik, kegiatan seperti ini juga memperkuat jejaring ilmiah antaruniversitas, organisasi, dan peneliti dari berbagai negara.
Bagi mahasiswa, mengikuti seminar internasional dapat menjadi sarana meningkatkan literasi global sekaligus memahami bagaimana suatu persoalan dianalisis melalui pendekatan multidisipliner.
Kesimpulan
Perkembangan ilmu pengetahuan membutuhkan ruang diskusi yang terbuka dan berbasis argumentasi ilmiah. Webinar internasional seperti GlobalMU memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdialog langsung dengan para peneliti yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Selain memperluas wawasan akademik, kegiatan seperti ini juga memperkuat jejaring ilmiah antaruniversitas, organisasi, dan peneliti dari berbagai negara.
Bagi mahasiswa, mengikuti seminar internasional dapat menjadi sarana meningkatkan literasi global sekaligus memahami bagaimana suatu persoalan dianalisis melalui pendekatan multidisipliner.
FAQ
1. Apa itu GlobalMU? GlobalMU merupakan forum diskusi akademik internasional yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Amerika Serikat untuk membahas berbagai isu strategis dari perspektif ilmiah.
2. Siapa pembicara dalam webinar ini? Pembicara utama adalah Adhi Cahya Fahadayna, S.Hub.Int., M.S., dosen Universitas Brawijaya sekaligus mahasiswa doktoral di University of Massachusetts, Boston.
3. Apa tema yang dibahas dalam GlobalMU kali ini? Tema diskusi adalah "Bina Damai Illiberal dalam Konflik Sunni-Syiah di Jawa Timur: Catatan atas Demokrasi Pasca-Otoriter di Indonesia."
4. Kapan webinar GlobalMU diselenggarakan? Webinar berlangsung pada 6 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB atau 5 Agustus 2026 pukul 09.00 PM ET / 06.00 PM PT.
5. Bagaimana cara mengikuti webinar ini? Peserta dapat mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom di zoom.muhammadiyah.us sesuai jadwal yang telah ditentukan.