News

UMPO dan PT SAC Luncurkan SAC Agro Farm, Pertanian Modern Berbasis Teknologi Organik

12 Agustus 2026, 15:56 WIB / Redaksi
UMPO dan PT SAC Luncurkan SAC Agro Farm, Pertanian Modern Berbasis Teknologi Organik

UMPO dan PT SAC Luncurkan SAC Agro Farm, Pertanian Modern Berbasis Teknologi Organik

Ponorogo, Kampus Times - Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) melalui kolaborasi dengan PT Surya Amanah Cendekia (SAC) resmi meluncurkan unit bisnis pertanian modern bernama SAC Agro Farm. Peresmian sekaligus penanaman perdana green house melon berlangsung di Lahan Edu-Farm Presma UMPO, Jalan Pramuka 115B, Ponorogo, pada Rabu (12/8).

Mengusung tema "Menanam Harapan, Memanen Masa Depan", inisiatif tersebut menjadi langkah UMPO dan PT SAC untuk memperkenalkan model pertanian yang lebih kreatif, modern, dan berbasis teknologi kepada generasi muda.

Kehadiran SAC Agro Farm tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan produk pertanian. Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus pengembangan model bisnis yang menghubungkan pendidikan tinggi dengan sektor pertanian secara langsung.

Mengubah Cara Pandang Generasi Muda terhadap Pertanian

Rektor UMPO, Dr. Rido Kurnianto, M.Ag., menyampaikan bahwa keberadaan green house tersebut merupakan perwujudan dari mimpi untuk mengintegrasikan dunia kampus dengan pertanian modern.

Menurutnya, sektor pertanian masih memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan oleh generasi muda. Karena itu, mahasiswa, dosen, staf, maupun generasi muda dari keluarga petani perlu melihat pertanian bukan sebagai sektor yang tertinggal, tetapi sebagai bidang yang dapat memberikan nilai ekonomi apabila dikelola dengan pendekatan yang tepat.

"Kami ingin anak-anak muda, khususnya putra-putri petani, tidak lagi bermimpi harus keluar negeri untuk mendapatkan uang besar. Uang besar sebenarnya ada di tanah lahan milik orang tua mereka sendiri, asalkan dikelola dengan cara yang benar dan teknologi yang tepat," ujar Dr. Rido.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya perubahan paradigma. Pertanian modern dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kewirausahaan, teknologi, inovasi, sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru.

Pertanian Organik untuk Memulihkan Tanah

Selain mengembangkan teknologi pertanian, SAC Agro Farm juga membawa pendekatan pertanian organik. Sistem tersebut diterapkan mulai dari penggunaan pupuk hingga insektisida.

Dr. Rido menekankan pentingnya pemulihan kondisi tanah yang selama ini berpotensi mengalami kontaminasi akibat penggunaan bahan kimia. Pertanian organik dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus mengembalikan produktivitas lahan.

"Kami menggunakan sistem organik, mulai dari pupuk hingga insektisida. Ini adalah bentuk teologi lingkungan, di mana kita menjaga amanah Allah untuk merawat bumi agar kembali produktif dan berkah," tambahnya.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pertanian modern tidak harus berseberangan dengan prinsip kelestarian lingkungan. Teknologi justru dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sistem pertanian yang produktif sekaligus lebih ramah terhadap alam.

SAC Agro Farm Jadi Model Bisnis Kolaboratif

Direktur Utama PT SAC, Dr. Agus Edi Sumanto, M.M., menjelaskan bahwa Agro Farm Meniko dikembangkan sebagai model bisnis baru bagi mahasiswa dan SAC secara umum.

"Agrofarm ini adalah perwujudan kolaborasi antara kampus, industri, dan masyarakat. Kami berharap ini menjadi model bisnis yang berkelanjutan dan edukatif," jelas Dr. Agus.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pertanian yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pendidikan dan pengembangan kapasitas generasi muda.

Kampus dapat berperan sebagai ruang lahirnya pengetahuan dan inovasi, industri mendukung aspek bisnis dan pengelolaan, sementara masyarakat menjadi bagian dari ekosistem yang memperoleh manfaat ekonomi maupun edukasi.

Green House Melon dan Rencana Agrowisata Edukasi

Green House Melon dan Rencana Agrowisata Edukasi

KONSULTASI GRATIS SEKARANG

Pada tahap awal, SAC Agro Farm berfokus pada produksi melon melalui sistem green house. Namun, pengembangannya tidak berhenti pada kegiatan produksi.

Ke depan, kawasan tersebut direncanakan berkembang menjadi agrowisata edukasi. Pengunjung nantinya dapat melihat proses pertanian modern sekaligus memetik hasil panen secara langsung.

Konsep tersebut berpotensi menjadikan pertanian lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Pertanian tidak lagi hanya dipahami sebagai aktivitas produksi di lahan, tetapi juga dapat menjadi pengalaman edukatif dan rekreatif.

Menanam Harapan, Memanen Masa Depan

Peluncuran SAC Agro Farm menunjukkan bahwa transformasi sektor pertanian membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Perguruan tinggi memiliki sumber daya pengetahuan dan generasi muda, industri memiliki pengalaman bisnis, sedangkan masyarakat memiliki potensi lahan dan sumber daya lokal.

Jika kolaborasi tersebut dikembangkan secara konsisten, pertanian modern dapat menjadi salah satu ruang baru bagi generasi muda untuk membangun usaha dan menciptakan nilai ekonomi.

SAC Agro Farm diharapkan menjadi langkah awal menuju ekosistem smart farming yang ramah lingkungan, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi generasi mendatang.

Kesimpulan

Peluncuran SAC Agro Farm oleh UMPO dan PT Surya Amanah Cendekia menjadi langkah strategis dalam mempertemukan dunia pendidikan, industri, dan pertanian modern. Melalui green house melon, pendekatan pertanian organik, serta rencana pengembangan agrowisata edukasi, inisiatif ini menawarkan perspektif baru bahwa sektor pertanian dapat menjadi ruang inovasi dan bisnis bagi generasi muda.

Lebih jauh, SAC Agro Farm membawa pesan bahwa masa depan pertanian tidak hanya bergantung pada luas lahan, tetapi juga pada kemampuan menggabungkan teknologi, pengetahuan, kreativitas, keberlanjutan lingkungan, dan model bisnis yang tepat. Semangat "Menanam Harapan, Memanen Masa Depan" menjadi relevan untuk mendorong generasi muda melihat pertanian sebagai sektor yang memiliki masa depan dan potensi ekonomi besar.

Topik Terkait