News

Dr. Apriani Safitri Raih Doktor Manajemen Pendidikan Cum Laude, IPK 3,98

10 Agustus 2026, 11:38 WIB / Tutut Septia Wati
Dr. Apriani Safitri Raih Doktor Manajemen Pendidikan Cum Laude, IPK 3,98

Dr. Apriani Safitri Raih Doktor Manajemen Pendidikan Cum Laude, IPK 3,98

Malang, Kampus Times - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia. Dr. Apriani Safitri, S.Pd. M.Pd. resmi meraih gelar Doktor Manajemen Pendidikan dari Universitas Negeri Malang (UM) dengan predikat Cum Laude dan IPK 3,98.

Ujian promosi doktor tersebut berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik Apriani Safitri yang juga tercatat sebagai dosen Universitas Muhammadiyah Kendari.

Berdasarkan informasi yang dibagikan, Apriani Safitri berasal dari HMI Cabang Kendari dan disebut sebagai doktor alumni HMI ke-42 tahun 2026.

Teliti Manajemen Mutu Sekolah Dasar Berprestasi

Dalam disertasinya, Apriani Safitri mengangkat tema yang sangat relevan dengan tantangan peningkatan kualitas pendidikan dasar. Disertasi tersebut berjudul “Implementasi Manajemen Mutu pada Sekolah Dasar Berprestasi di Kota Kendari. Studi Multi Kasus: SD Negeri 2 Kendari, MI Pesri Kendari, dan SDS Katolik Pelangi.”

Penelitian ini berfokus pada bagaimana manajemen mutu diterapkan pada sekolah dasar yang memiliki prestasi di Kota Kendari. Pendekatan studi multi kasus memungkinkan penelitian melihat praktik manajemen mutu dari beberapa institusi pendidikan dengan karakteristik yang berbeda.

Kajian tersebut menjadi penting karena keberhasilan sekolah tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di ruang kelas. Perencanaan, kepemimpinan, pengelolaan sumber daya, budaya sekolah, evaluasi, dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan juga menjadi bagian penting dalam membangun mutu pendidikan.

Mengkaji Tiga Institusi Pendidikan

Tiga lembaga pendidikan yang menjadi lokasi penelitian adalah SD Negeri 2 Kendari, MI Pesri Kendari, dan SDS Katolik Pelangi. Ketiganya menjadi objek studi untuk melihat implementasi manajemen mutu dalam konteks sekolah yang memiliki capaian prestasi.

Studi multi kasus tersebut memberikan ruang bagi peneliti untuk melihat persamaan dan perbedaan praktik pengelolaan mutu di masing-masing lembaga. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan perspektif yang bermanfaat bagi pengembangan manajemen sekolah.

Didampingi Promotor dan Penguji Akademik

Dalam menyelesaikan studi doktoralnya, Apriani Safitri mendapatkan bimbingan dari sejumlah akademisi Universitas Negeri Malang.

Promotor dalam penelitian tersebut adalah Prof. Dr. A. Supriyanto, M.Pd. M.Si. Sementara itu, co-promotor terdiri atas Prof. Dr. Syamsul Hadi, M.Pd. M.Ed. dan Assoc. Prof. Dr. Teguh Triwiyanto, M.Pd.

Sidang promosi dipimpin oleh Assoc. Prof. Dr. Ahmad Yusuf Sobri, S.Sos. M.Pd. selaku pimpinan sidang.

Adapun penguji bidang studi adalah Assoc. Dr. Sunarni, S.Pd. M.Pd., penguji bidang pendidikan Prof. Dr. Agus Timan, M.Pd., serta penguji eksternal Prof. Dr. Anwar Hafid, M.Pd.

Manajemen Mutu Jadi Kunci Sekolah Berprestasi

Penelitian mengenai manajemen mutu memiliki posisi penting dalam pengembangan pendidikan. Sekolah berprestasi tidak hanya membutuhkan tenaga pendidik yang kompeten, tetapi juga sistem pengelolaan yang mampu menjaga kualitas secara berkelanjutan.

Manajemen mutu dapat membantu sekolah membangun proses yang lebih terarah, mulai dari perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, monitoring, evaluasi, hingga perbaikan berkelanjutan.

Dalam konteks pendidikan dasar, penguatan manajemen mutu juga berkaitan dengan bagaimana sekolah menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan peserta didik. Kualitas tersebut tidak semata-mata diukur melalui prestasi akademik, tetapi juga melalui budaya sekolah dan kemampuan lembaga dalam memberikan layanan pendidikan yang baik.

Relevan bagi Pengembangan Pendidikan di Daerah

Relevan bagi Pengembangan Pendidikan di Daerah

KONSULTASI GRATIS SEKARANG

Kajian yang dilakukan di Kota Kendari memiliki relevansi bagi pengembangan pendidikan di tingkat daerah. Setiap wilayah memiliki karakteristik, tantangan, dan potensi yang berbeda sehingga praktik manajemen sekolah perlu disesuaikan dengan konteks masing-masing.

Pengalaman sekolah yang mampu mempertahankan prestasi dapat menjadi sumber pembelajaran bagi lembaga pendidikan lain. Namun, praktik tersebut tetap perlu disesuaikan dengan kondisi sumber daya, karakter peserta didik, budaya sekolah, serta kebutuhan masyarakat setempat.

Menambah Daftar Doktor Alumni HMI

Pencapaian Apriani Safitri juga memiliki makna tersendiri dalam perjalanan akademik alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Berdasarkan informasi yang dibagikan, ia disebut sebagai doktor alumni HMI ke-42 pada 2026.

Ia berasal dari HMI Cabang Kendari dan saat ini berkiprah sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Kendari. Perjalanan tersebut memperlihatkan kesinambungan antara aktivitas organisasi, pengembangan akademik, dan kontribusi profesional di bidang pendidikan.

Setelah menyelesaikan pendidikan doktoral, tantangan berikutnya adalah bagaimana ilmu dan hasil penelitian dapat diterjemahkan menjadi kontribusi nyata. Pengetahuan akademik akan memiliki nilai lebih ketika mampu membantu menjawab persoalan pendidikan di masyarakat.

Harapan untuk Pendidikan Indonesia

Gelar doktor merupakan pencapaian akademik sekaligus tanggung jawab intelektual. Dengan keilmuan di bidang manajemen pendidikan, Apriani Safitri diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan mutu sekolah, penelitian pendidikan, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik.

Penelitian mengenai sekolah dasar berprestasi di Kota Kendari juga dapat menjadi salah satu referensi dalam memahami praktik manajemen mutu yang diterapkan pada lembaga pendidikan dengan karakteristik berbeda.

Ucapan syukur dan doa pun menyertai pencapaian tersebut. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.

Kesimpulan

Dr. Apriani Safitri, S.Pd. M.Pd. resmi meraih gelar Doktor Manajemen Pendidikan dari Universitas Negeri Malang dengan predikat Cum Laude dan IPK 3,98 pada 3 Agustus 2026.

Disertasinya mengenai implementasi manajemen mutu pada sekolah dasar berprestasi di Kota Kendari mengangkat persoalan penting tentang bagaimana sekolah membangun dan mempertahankan kualitas pendidikan melalui sistem pengelolaan yang baik.

Pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan akademik, tetapi juga membuka ruang kontribusi yang lebih luas bagi pengembangan pendidikan. Dengan pengalaman sebagai dosen dan peneliti, ilmu yang diperoleh diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi gagasan dan praktik yang memberikan manfaat bagi peningkatan mutu pendidikan Indonesia.

FAQ

  1. Siapa Dr. Apriani Safitri? Dr. Apriani Safitri, S.Pd. M.Pd. adalah dosen Universitas Muhammadiyah Kendari yang meraih gelar Doktor Manajemen Pendidikan dari Universitas Negeri Malang.
  2. Kapan Dr. Apriani Safitri meraih gelar doktor? Ia lulus dalam ujian promosi doktor pada Senin, 3 Agustus 2026, di Universitas Negeri Malang.
  3. Berapa IPK dan predikat kelulusannya? Dr. Apriani Safitri meraih IPK 3,98 dengan predikat Cum Laude.
  4. Apa judul disertasi Dr. Apriani Safitri? Disertasinya berjudul “Implementasi Manajemen Mutu pada Sekolah Dasar Berprestasi di Kota Kendari. Studi Multi Kasus: SD Negeri 2 Kendari, MI Pesri Kendari, dan SDS Katolik Pelangi.”
  5. Sekolah mana yang menjadi lokasi penelitian? Penelitian dilakukan melalui studi multi kasus pada SD Negeri 2 Kendari, MI Pesri Kendari, dan SDS Katolik Pelangi.

Topik Terkait

Trending Hari Ini